anakdara12

A topnotch WordPress.com site


Tinggalkan komentar

Ibnu Taimiyah

Epistemologi yang dibangun oleh ibnu taimiyah sungguh merobohkan para pemikir-pemikir yunani seperti, aristoteles, plato. Yang mana mereka bercorak lebih rasional dalam memandang kebenaran. Kebenaran menurut mereka adalah sesuatu yang inheren dengan intlektual atau logika itu sendiri.

Akan tetapi Ibnu Taimiyah yang merupakan tokoh Muslim yang sangat mashyur di kalangan kaum muslimin, baik itu dari segi kualitas keimanan atau intlektualnya sudah tidak diragukan lagi walau terkadang pendapatnya sering mengundang kontroversi yang amat akut. Ibnu Taimiyah membagi pengetahuan menjadi dua macam;

  1. Ilmu tentang sesuatu yang ada ( al ilmu bi al-kainat)
  2. 2.      Ilmu tentang agama (al ilmu bi al-din)

Dua hal ini lah yang nantinya membedakan dia dengan pemikiran-pemikiran yang lain, seperti filusuf-filusuf yunani. Yang pertama, ilmu tentang segala yang ada menurutnya hanya bisa diketahui hanya dengan indera dan akal, tidak bisa hanya dengan indera atau hanya dengan akal. Epestimologi ini sering desebut dengan metode tajribah ( empiric). Dengan metodologi ini sungguh ibnu taimiyah mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap dunia pengetahuan kontemporer seperti yang kita saksikan pada saat ini.

Ilmu yang kedua menurut Ibnu Tamiyah adalah ilmu tentang agama (ilmu bil al-din), ilmu ini yang sesungguhnya yang dipertahankan oleh ibnu taimiyah dalam membersihkan dan memurnikan iman seorang muslim, disebabkan nalar saja tidak bisa menggapai tuhan dan hokum tuhan itu sendiri. Dengan menggunakan metode istishab dan maslahah mursalah ibnu taimiyah menempatkan akal sebagai alat untuk memahami apa yang ada dalam wahyu bukan sebagai tolak ukur kebenaran. Sehingga apa yang didengung-dengungkan oleh filsuf tentang ketidak benaran tuhan terbantahkan dengan epistemology yang dirumuskan oleh Ibnu Taimiyah.

Selain ibnu taimiyah banyak lagi yang menjelaskan tentang epistemology ketuhanan dan firman tuhan. Ini menunjukkan bahwa pemikiran dari Islam sangat luas sekali. Tulisan ini tidak menegasikan bahwa pemikiran barat tidak berguna, akan tetapi pemikiran-pemikiran barat perlu kiranya disaring terlebih dahulu, jika ia baik untuk kemajuan umat Islam kita ambil, akan tetapi akalu sebaliknya maka kita harus membuangnya jauh-jauh. 

Iklan


Tinggalkan komentar

HUKUM ISLAM ANTARA WAHYU DAN PEMIKIRAN MANUSIA

by: Dedi Hariadi
A. Hukum Islam dan Tantangan Modernitas

Agama samawi sebelum islam, mempunyai kaapasitas jangkauan waktu dan tempat yang terbatas, sifat temporer itu dibatasi dengan kehadiran nabi muhammad SAW , seperti ajaran musa as , dead line-nya adalah ketika ajaran isa as tiba, berbeda dengan itu, agama islam yang dibawa oleh nabi muhammad merupakan agama terahir dan penutup.
Islam diyakini sebagai agama yang universal , tidak dibatasi oleh waktu dan tempat tertentu. Al-qur’an menyatakan bahwa lingkup keberlakuan ajaran islam yang dibawa oleh nabi muhammad adalah untuk seluruh umat manusia, dimanapun mereka berada. Oleh sebab itu , islam seyogyanya dapat diterima oleh semua umat manusia dimuka bumi ini, tanpa harus ada konflik dengan keadaan dimana ia berada.

1. Ibadah dan Mu’amalah
Gambaran tentang kemampuan syari’at islam dalam menjawab segala persoalan dapat diketahui dengan mengemukakan beberapa prinsip syari’at islam mengenai tatanan hidup secara pertikal ( antara manusia dengan tuhan ) dan secara horizontal ( antara manusia dengan manusia). Kebanyakan ahli Fiqih telah menetapkan kaidah bahwa segala sesuatu yang beerhubungan dengan materil dan mu’amalah adalah boleh kecuali ada dalil yang menunjukkan keharamannya. Kaedah tentang sesuatu dari segi pemanfaatannya adalah boleh, namun pelaksanaanya harus dengan cara yang patut. Kaedah ini mencangkup segala sesuatu yang tidak ada dalil khusus untuknya. Karena sesuatu yang telah ada dalil syara’ yang khusus untuknya, tidak butuh pada kaedah ini untuk mengetahui hukumnya.
Kaidah diatas berlawanan dengan kaidah hukum dalam bidang ibadah. Dalam bidang ibadah, syari’at islam menetapkan sendiri garis-garisnya. Disini dikemukakan nash-nash yang tidak dapat ditafsirkan lain, sehingga terjaga dari kesimpangsiuran. Dalam bidang yang disebut terakhir ini, terdapat kaidah bahwa ibadah tidak dapat dilakuakan kecuali apabila ada dalil yang menunjukkan bahwa sesuatu itu telah diperintahkan oleh Allah dan Rosulnya. Pada prinsipnya perbuatan baok itu batal ( tidak dapat diterima) samapai adanya dalil yang memerintahkan untuk melakukannya. Dalam pokok-pokok manhaj majelis tarjih dirumuskan :
“ dalam bidang ibadah yang diperoleh ketentuan dalam Al-qur’an dan al-sunnah pemahannya dapat menggunakan akal sepanjang diketahui latar belakang dan tujuannya, meskipun harus diakui bahwa akalbersifat nisbi, sehingga prinsip mendahulukan nash dari pada akal memiliki kelenturan dalam menghadapi situasi dan kondisi.
Berdasarkan prinsip diatas bahwa prinsip modernisasi , dalam arti meliputi segala bentuk mu’amalah diizinkan oleh syari’at islam, selama tidak bertentangan dengan jiwa syari’at islam itu sendiri. Menyadari bahwa kehidupan dan kebutuhan manusia selalu berkembang dan berubah , syari’at islam dalam bidang mu’amalah, pada umumnya mengatur dan menetapkan dasar-dasar secara umum. Sedangkan perinciannya diserahkan kepada umat islam dimanapun mereka berada.
Olehkarenanya beberapa pemikir islam memberikan ruang pada akal untuk melakukan ijtihad dengan tidak terpaku pada teks literal semata. Seperti misalkan teori hudud yang ditelorkan oleh syahrur yang memberikan ruang yang begitu besar pada penggunaan akal dan pengetahuan empiris dalam memproduksi hukum. Diakuinya kebebasan manusia dalam mengendalikan kehidupannya sendiri dengan menciptakan hukum yang relevan untuk situasi, zaman, dan kondisi sendiri dengan tetap menaati rambu-rambu Allah.
2. Qath’i al-Dalalah dan Zhanni al-Dalalah
Pada dasarnya ajaran islam dapat dibedakan menjadi dua kelompok:
a. Ajaran islam yang bersifat absolut, universal dan permanent, tidak berubah dan tidak dapat diubah. Termasuk kelompok ini adalah ajaran islam yang tercantum dalam Al-qur’an dan Asunnah muttawatir yang penunjukkanya telah jelas ( qath’i al-dalalah).
b. Ajaran islam yang bersifat relatif, tidak universal dan tidak permanent,melainkan dapat diubah dan berubah. Termasuk dalam ajaran ini adalah ajaran islam yang dihasilkan melalui proses ijtihad( fiqih). Penghapusan fiqih yang tidak diperlukan oleh zaman merupakan keharusan. Yakni persoalan-persoalan yang tidak terjadi lagi pada zaman ini, seperti sejumlah besar hukum-hukum yang berkaitan dengan perbudakan. Fiqih harus berkaitan dengan kenyataan, menjelaskan hikmah-hikmah , penjelasan hikmah –hikmah yang terkandung dalam syari’at perlu dilakukan sehingga bisa diterima oleh akal, dan membuat hati tenang. Dalam persepektif sosiologi ilmu pengetahuan diyakini bahwa semua pengetahuan dan pemikiran walaupun berbeda tingkat dan keragamanya akan dibatasi oleh lokasi struktur sosial dan proses historisnya. Inilah yang dikatakan oleh mannheim bahwa science and thought are bound to location within the social structur and historical process. Olehkarena itu, sikap fuqaha yang hanya mengutip dan mensyarah tulisan-tulisan ulama zaman dulu tanpa dibarengi dengan pembacaan kritis terhadapnya, dalam sosiologi ilmu pengetahuan , dianggap sebagai tindakan yang bermasalah.maslah yang sudah jelas adalah bahwa fiqih produk masa lalu akan mengalami kelumpuhan jika langkah yang ditempuh hanya mendaur ulang fiqih lama.

B. Sifat dan Karakteristik Hukum Islam
sistem hukum islam yang dibawa Rosulullah SAW mempunyai beberapa karakteristik yang membuatnya berbeda dengan sistem yang lain . berikut dibawah ini beberapa sifat dan karakteristik hukum islam.
1. Sempurna
Syari’at islam diturunkan dalam bentuk yang umum dan garis besar permasalahannya. Olehkarena itu, hukumnya bersifat tetap , tidak berubah disebabkan berubahnya masa dan berlainan tempat. Untuk hukum-hukum yang lebih rinci, syari’at islam hanya menetapkan kaedah dan patokan umum. Penjelasannya dan rinciannya diserahkan pada ijtihad pemuka masyarkat. Dengan menetapkan patokan umum tersebut , syari’at islam dapat benar-benar menjadi petunjuk yang universal, dapat diterima disemua tempat dan setiap saat. Setiap saat umat manusia dapat menyesuaikan tingkah lakunya dengan garis-garis kebijaksanaan al-qur’an
Penetapan al-qur’an tentang hukum islam dalam bentuk yang global dan simpel itu dimaksudkan untuk memberikan kebebasan pada umat manusia untuk melakuakan ijtihad sesuai dengan situasi dan kondisi zaman. Dengan sifat yang global ini diharapkan hukum islam dapat berlaku disepanjang masa.
2. Elastis
Hukum islam bersifat elastis ( lentur dan luwes), ia meliputi segala lapangan dan bidang kehidupan manusia.
Hukum islam mempunyai kemampuan bergerak dan berkembang, mempunyai daya hidup, dapat membentuk diri sesuai dengan perkembangan dan kemajuan zaman. Prinsip –prinsip hukum islam dan kaidah-kaidah universalnya bisa mengakomodasi semua tuntutan waktu dan tempat, kapan dan dimanapun. Bukan berarti hukum islam itu berubah –uabah tergantung siapa, kapan dan dimana tetapi karena hukum islam itu mempunyai dua dimensi hukum.
a. Hukum yang berhubungan dengan prinsip-prinsip hukum islam dan kaidah-kaidah universal dan permanen, tidak berubah dengan berubahnya waktu dan tempat. Sebagai contoh, berlaku adil dan lainnya.
b. Hukum yang berhubungan dengan tekhnis dan operasionalnya, diamana hukum tersebut nisa dipengaruhi oleh tuntutan waktu dan tempat. Sebagai contoh , untuk mencapai keadilan itu ada tekhnis dan mekanismenya.
3. Universal dan Dinamis
Ajaran islam bersifat universal. Ia meliputi seluruh alam tanpa tapal batas, tidak dibatasi pada daerah tertentu seperti ruang lingkup ajaran ajaran nabi yang sebelumnya. Ia berlaku bagi orang arab dan orang ajam ( non arab).
4. Sistematis
Arti dari kata bahwa hukum islam itu bersifat sistematis adalah bahwa hukum islam itu mencerminkan sejumlah doktrin yang bertalian secara logis. Beberapa lembaganya saling berhubungan satu dengan yang lainnya.
Perintah shalat dalam al-qur’an senantiasa diiringi dengan perintah zakat, berulang-ulang allah berfirman ; mkana dan minumlah kamu, tetapi janganlah berlebihan.
Dari ayat tersebut islam tidak dipahami sebagai ajaran spritual yang mandul. Dalam hukum islam seorang dilarang hanya “ bermu’amalah” dengan allah dengan melupakan dunia. Dalam islam allah memerintahkan utnuk menvacari rezeki tapi melarang imperial dan kolonial ketika mencari rezeki tersebut.
5. Hukum Islam Bersifat Taa’quli an Ta’abuddi
Sebegitu jauh hukum islam hanya mempunyai dua dasar pokok al-qur’an dan sunnah. Disamping dua sumber pokok tersebut adalagi sumber poko yang lain yaitu konsensus masyarakat ( ulama’). Seperti diterangkan dimuka, syari’at islam mencangkup bidang mu’amalah dan ibadah . dalam bidang ibadah terkandung nilai-nilai ta’abuddi/ghairu ma’qulah al-ma’na irrasional. Arinya manusia, manusia tidak boleh beribadah kecuali dengan apa yang telah disyariatkan. Dalam bidang ini tidak ada pintu ijtihad bagi manusia. Sedangkan bidang mu’amalah, didalamnya terkandung nilai-nilai ta’aquli/ ma’qullah al-ma’na rasional. Artinya umat islam dituntut untuk berijtihad guna membumikan ketentuan-ketentuan syari’at tersebut.
Dalam bukunya Muhammad Syafi’i Antonio menjelaskan dengan detail tentang karakteristik ajaran /hukum islam diantaranya adalah robbaniyah, takamul syumul, jalbu al-masolih, qillatu attaklif, raf’u al-haroj, al-adalah, murunah, wasathiyah, idela dan realistis,tadaruj.
C. Hukum Islam : Antara Positivisme dan Idealisme
1. Positivisme Hukum
a. Positivisme
Positivisme adalah metode berpikir yang hanya mengakui fakta-fakta positif dan penomena-penomena yang bisa diobservasi, hubungan obyektif fakta-fakta dan hukum-hukum yang menentukannya, dan meninggalkan semua penyelidikan yang ,menjadi sebab-sebab atau asal-usul tertinggi. Comte membedakan tiga tahap evolusi dalam pemikiran manusia. Teori tersebut terkenal dengan nama” teori tiga tahap”.
Berdasarkan teori tiga tahap , seluruh sejarah pemikiran manusia berevolusi dari stadium ( tahap) teologi ( mistis) ke tahap falsafi , dan akhirnya tiba pada stadium positivism sebagai kemenangan pasti akal. Dalam tahap teologis , semua penomena dijelaskan dengan sebab-sebab supernatural dan yang bersifat illahi yang mengacu kepada tuhan yang tidak terjangkau oleh panca indera. Tahap kedua pemikiran diarahkan menuju prinsip-prinsip dan ide-ide tertinggi. Mencari hakikat segala sesuatu. Kemudian dalam tahap positivism orang mengucapkan selamat tinggal untuk selama-lamanya pada dunia dewa-dewa dan hakikat-hakikat, dan membatasi penyelidikan ilmu penegetahuan pada “ fakta”. Langkah terakhir ini menolak semua hipotesis di dalam filsafat dan membatasi diri pada observasi empiric dan hubungan fakta-fakta dibawah bimbingan metoe-metode yang dipergunakan dalam ilmu-ilmu alam.

b. Hukum dan Positivisme
Satu-satunya jalan masuk ke kenyataan dalam positivisme adalah ilmu pengetahuan positif. Emikian juga dengan positivisme hukum, ia hanya mengenal satu jalan masuk ke hukum, yaitu jalan pengetahuan hukum positif. Dia menetapkan pada ajaran hukum batas-batas yang ketat, yang mengakibatkan masukan filsafat dan etika dihidari sekali. Satu-satunya landsan legitimasi yang dapat diberikan kepada hukum positif adalah dasar yang berlandaskan keyakinan-keyakinan sosial.
c. Aliran-Aliran positivisme Hukum
Di dalam aliran ini ada dua sub aliran yang terkenal, yaitu Aliran Positivisme Hukum Analitis dan aliran Hukum Positivisme pragmatik.
1. Positivisme Hukum Analitis
John Austin , seorang yuris inggris yang hidup antara tahun 1790-1859, adalah tokoh yang telah memformulasikan sistem positivisme hukum analitis dengan sangat komprehensif. Ia mendefinisikan hukum sebagai sesuatu aturan yang ditentukan untuk membimbing mahluk berakal yang telah memiliki kekuatan mengalahkannya. Jadi, hukum bagi aliran positivisme analitis berarti a command of the lawgiver i( perintah dari pembentuk undang-undang atau penguasa).
Menurut austin , ilmu yurisprudensi membicarakan hukum –hukum positif , tanpa memperhatikan baik dan buruknya hukum-hukum itu. Hukum dianggap sebagai sesuatu sistem yang logis, tetap dan bersifat tertutup . hukum secara tegas dipisahkan dari mioral dan keadilan. Terdapat empat unsur penting , menurut austin ketika sesuatu itu dikatakan sebagai hukum, yaitu : perintah, sanksi, kewajiban, dan kedaulatan. keberhasilan dari aliran ini terlihat pada bentuk kepastian hukum yang benar-benar terjamin pada masing-masing negara yang menganutnya. Akan tetapi dari ajaran tersebut yang telah berkembang pada konsep para pemikir di Barat, ajaran-ajran dari hukum positif yang analitis ini juga mempunyai banyak kelemahan di sana-sini. Adapun titik kelemahannya yang pokok, bahwa aliran hukum positif yang analitis itu cenderung membuat suatu kekuatan dari penguasa untuk membentuk suatu pemerintahan absolut.
2. Positivisme Hukum Pragmatis
Positivisme pragmatis , sebagai gerakan kaum realis amerika , merupakan lawan dari teori Austin. Positivisme pragmatis melihat hukum-hukum sebagai karya dan fungsi bukan sebagai yang tertulis di dalam kertas .inti dari pendekatan pragmatis pada problem-problem hukum adalah tidak mengikuti apa yang tercatat diatasa kertas. Sudah tentu ia sangat umum sifatnya. Untuk mengkongkritkan apa yang ada dalam pikirannya, para relais berbalik pada ilmu-ilmu pengetahuan yang mulai mengamati perilaku manusia dalam masyarakat, terutama ekonomi, kriminologi, sosiologi umum , dan psikologi, dan mencoba memanfaatkan bagi ilmu hukum.

2.Positivisme dan Idealisme
Dalam teori hukum , positivisme dan idealisme digambarkan saling bertentangan. Teori-teori idealistik didasarkan pada prinsip-prinsip keadilan dan berkaitan dengan hukum yang seharusnya. Filsafat hukum idealis ,dipergunakan metode deduksi dalam menarik hukum dari azaz-azaz yang didasarkan pada manusia sebagai mahluk etis rasional.
3. Hukum Islam ( Hukum Sempurna)
Tuhan adalah maha sempurna, dengan demikia, hukum islam sebagai hukum yang ditentukannya tentu juga sempurna. Karena, jika terjadi sebaliknya, maka akan ada anggapan bahwa asal usul ketidaksempurnaan itu adalah Allah, dan ini justru tidak mungkin terjadi. Ia maha kuasam maha mengetahui dan maha ada, sehingga hukumnya maha meliputi. Jadi hukumnya adalah universal dan untuk sepanjang zaman yang beresumber kepada dua yaitu Al-qur’an dan al-hadist.
Positivisme dan idealisme dalam hukum islam , benar-benar harmonis antara satu dengan yang lain. Pernyataan ini sesuai dengan firman Allah : Allah menurunkan kitab dengan membawa kebenaran dan neraca, demi jiwa dan penyempurnaanya penciptaannya, kemudian dia mengilhamkan kepadanya jalan kefasikan dan ketaqwaannya. Sungguh beruntunglah bagi yang mensucikannya dan sebaliknya , sungguh merugi bagi orang yang mengotorinya.
Secara theologis , islam diyakini sebagai sistem nilai dan ajaran yang bersifat illahiyah, transenden,abadi, dan berlaku universal. Dari persepektif lain, ketika islam dipahami sebagai ajaran dan sisitem nilai, islam dapat dipandang sebagai penomena budaya. Demikian pula ketika pemeluk islam berinteraksi dengan sesamanya dalam mengamalkan ajaran agamanya, atau ketika ia berinteraksi dengan non-muslim , islam dapat dipandang sebagai penomena sosial, baik ketika islam tampil dlam bentuk doktrin dan paham-paham keagamaan, institusi-institusi dan interaksi antar pemeluk dan antar lembaga keagamaan, islam sangat terbuka terhadap pengaruh situasi dan dinamika lokal. Dari perspektif inilah, islam menjadi kontekstual, dapat berubah dan berbeda-beda fenomenanya, baik dalam formulasi ajarannya maupun pemahaman dan ekspresi pengamalan para pemeluknya.
Dengan demikian , hukum islam merupakan hukum yang bersumber dari wahyu tuhan, sekaligus melibatkan penalaran dan analisis manusia yang memahami wahyu itu. Ijtihad yang dilkukan oleh para yuris muslim merupakan bukti kongkrit keterlibatan manusia dalam menggali hukum yang hidup dalam masyarakat.

DAAFTAR PUSTAKA
Djamil, Faturrahman, H.Dr., Filsafat Hukum Islam, cet. II, Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1997.
Al-qardawi , Yusuf, Dr,. Fiqih Taysir, cet. I, Jakarta Timur: Pustaka Al-kautsar, 2001. Terjemah
Abdurrahman, Asjimuni, H,Dr,. Prof . Manhaj Tarjih, cet. V, yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010.
Djumhur Salikin, Adang, Dr,. Reformasi Syari’ah dan HAM dalam Islam, cet. I, yogyakarta: GAMA MEDIA,2004.
Syafi’i antonio, Muhammad, Dr,. Muhammad SAW The Super leader The Super Manager, cet I, Jakarta : Tazkia Publising, 2007
Karim Zidan, Abdul, Dr,. 100 kaidah Fiqih Dalam Kehidupan Sehari-Hari, cet I. Jakarta: pustaka Al-kautsar, 2008.
Fanani, Muhyar, Dr,. “ Fiqih Madani Konstruksi Hukum Islam di Dunia Modern, cet I. Yogyakarta: LkIs, 2010
http://taufiqnugroho.blogspot.com/2009/02/pengaruh-positivisme-dalam- pemikiran.html


2 Komentar

THE NIGHT EXPERIENCE WITH HER

Malam itu, tepatnya malam rabu tanggal 26 desember 2011 ku coba menggerakkan jari jemariku untuk menulis rangkaian kata-kata di layar Hp ku “ yok jalan ” nada sms awal agak tidak terlalu serius karena rasa malu yang hinggap direlung hati yang terdalam untuk mengajaknya berjalan berduan ditengah malamnya kota malang. Tidak lama kemudian Hp ku pun berbunyi dengan nada khasnya “ jd jalan g nie kak? Mau jln2 kmna k kampus kah? Biar kakk g sedih lihat kak nabawi, hehhhe”. Awalnya aku tidak menganggap balasan sms yang aku kirim itu serius, tidak mungkin pikir ku .! selang beberapa menit Hp ku berbunyi lagi dengan nada khasnya “ iyah deh kak ayuk , tp klo kakak sbuk y kpn2 z”. Membaca sms itu ku langsung gerakkan jari jemariku “ ayok ke kampus tapi jangn bawa laptop , jln2 ja. Tunggu bentar ya”.
Sambil bergegas ku ambil kunci kamar ku untuk segara pulang, terbesit dipikiran ku untuk mandi lima menit maklum dari tadi siang belum mandi bau coklat melekat di tubuhku. Semua rencana untuk berdiskusi malam itu bersama pak ketum segera aku batalkan.
Son , q keluar dulu ya ada perlu!
Keluar ngapain? Gang III ya..
Waduh ktauan nee ,,gumamku.
Nabawi juga ktmuan, banyak perkembngan ni ya kawan2 ku,,sahut sony.
Santailah! Jawabku
Tanpa basa-basi ku tinggalkan soni, segeraku ambil tas ku tanpa berpikir yang lainnya, berbeda dengan nabawi yang sempat memalak motornya pak Ketum HMJ syari’ah, asyik ne pakek motor gumamku. Tapi tak masalah berjalan berdua dengan roda dua sejajar lebih mengasikkan dari pada dengan motor . berjalan dengan kaki lebih irit dan terjamin selamat sampai tujuan, hehehe.
Sesampai di Gang IV aku berhenti sejenak kira-kira lima menit lamanya, aku berpikir masak dia mau jalan kaki sama aku, aku takut dia tidak berkenan jalan dengan roda sejajar ini. Sempat terbesit di hati untuk mengurungkan perjalanan ini, ku pegang Hp ku “ tpi jalan pkek kaki ya!!!”. Aku tunggu sekitar tiga menit tidak ada balasan, ku berniat balek karena rasa malu menyelimuti sekujur tubuh ini. Hp ku berbunyi tanpa basa basi sms masuk tertulis nama Rahma itulah namanya di Hpku “ lho pn dmna kak? Tk tggu d luar kok g ada?”. Ku timbun rasa malu ini , ku tutup muka ku dengan topeng mas sambil melangkah di hadapannya ku katakan
Nia pakek kaki ya jalannya?! Dengan nada yang agak lemah.
Ya lah kak pakek kaki namanya ja jalan, jawabnya
Alhamdulillah, gumamku dalam hati!!
Sepoi-sepoi angin malam , yang berhembus diantara gemerlapan bintang , dan sinar rembulan kami melangkah selangkah demi selangkah mengikuti ayunan kaki yang menyusuri bibir jalanan. Rasa dinginpun mulai merasuk hingga ke tulang. Namun tak menghentikan ayunan langkah semenitpun. Canda ria tawa pun seolah tak ada orang yang mengganggu. Awalnya mulut ini tidak bisa mengeluarkan sepatah kata apapun untuk diungkapkan, suasana malam yang begitu indah ditengah kerumunan kota yang tak menentu meleburkan salju-salju yang melekat dibibir.
Puluhan langkahpun tak terhitung , rasa lelahpun seolah hilang, sinar lampu kampus putihpun terasa menggetarkan jiwa . suasana malam yang begitu indah bersama seorang wanita cantik yang berhias dengan sahajanya membuat dirinya terlihat asli sebagaimana adanya.
“ kak itu kayaknya mba’ vivi ya?
Mana? Tanyaku
Itu!!
malu setengah malu rasanya bertemu dengan seorang teman lama , dia tidak seperti biasanya yang selalu mengawali sapaan hangatnya kepadaku.
“ vi! Mau kumpul HMJ dulu”. Sapaku
Tak terdengar suara dari mulutnya untuk menjawab sapaanku, aku bersikap bijak mungkin dia lagi kecapean kulyah sampai malam terbesit dalam hatiku tanpa berpikir lagi tentang dia.
“ kak mb’ vivi panjang umur ya, baru ja dibilangin, sahut nia
“hmmm, jawabku tak mau membahasnya.
Jalan terjal menurun terlihat dari kejauhan berkumpul mahasiswa-mahasiswa yang sedang melakukan aktifitasnya seolah menemani kami berdua menghabiskan malam di kampus putih ini walau hanya sementara. Berbagai kata ku olah seolah adonan roti yang siap di buat, ku takut kata yang keluar dari bibir ini menyakiti hati lembutnya, ku tak mau melukai hatinya untuk yang kedua kali. Ku bercerita panjang lebar tentang diriku dan sesekali ku tanya tentang dirinya dan mengalir begitu saja seoalh kata-kata sudah diatur seribu tahun yang lalu.
“ kak itu ceweknya habibi yg q ceritakan k pn”
“ mana? Tanyaku
“ itu lho yg duduk dekat gerbang”
ku sedikit menjongkokkan kakiku untuk melihatnya, tapi mukanya seolah ditutupi semak belukar dikeruman kawan-kawannya.
Jurusan apa ?tanyaku
Jurusan bhs inggris kak, jawabnya lemas
Darimana ? tanyaku lagi seolah ingin kenal saja
Kgk tau kak.!!
Owww!! Masih ingat ya? Tanyaku
Gak sih kak!! Jawabnya.
Harus diingat dong!! Sahutku
Lo kak,,gumamnya
Ia harus diingat supaya gak terulang lagi, jelasku.
Ambil positifnya ja !! sahutnya dengan nada lirih.
Suara angin yang seolah mengiringi langkah kami membuat suasana malam ini terasa lebih indah dari malam-malam yang lainnya. Pepohonan-pepohonan yang mengiringi seolah cemburu dengan ku dan dia. Bintang-bintang , langit yang hijau terasa dihatiku alangkah luar biasanya ciptaan Allah bagi orang-orang yang mengambil pelajaran . larut malampun tak terasa dibenakku dan ku harap dibenaknya jua. Ku mulai mengambil tempat duduk dekat dengan jembatan GKB I sambil merancang kata-kata yang ingin di ucap.
Gimana duduk disini ja ya? Tanyaku
Ya , disini ja kak, dsana banyak teman2. Jawabnya
Kak, hapalannya berapa?
Tiga satu , jawabku sambil tersenyum
Hmmmm,,sama apa kak?
Kitab taurot satu jusnya , jawabku. Canda ria pun mulai menyelimuti kami seolah tak ada orang disekeliling ku dan dia , waktupun tak terasa tidak seperti biasanya.
Kalau nia berapa jus? Tiga puluh dua ya. Sahut ku agk senyum.
Kalau aku sih bukan tiga puluh jus kak, tapi jus tiga puluh…hahahaha, ..tawapun tak tak tertahankan bersama dengan kebahagian dihati.
Akupun mulai bercerita panjang lebar mengenai kawan-kawanku untuk lebih mencairkan suasana, mulai dari teman yang paling akrab sampai dengan teman-temanku yang sering menuangkan curhatnya kepadaku. Tak pernah ku ceritakan hal-hal ini kepada orang lain selain kepada dirinya . ku bercerita bagaimana ku bisa menjodohkan dua insan yang saling jatuh cinta .
“ kak ku lo banyak setok, kalau pn mau?
“ hmmmm.!! Ku alihkan pembicaraannya ke tema yang lain , ku lanjutkan ceritaku dengan sedikit menguras otak supaya dia tidak kecewa malam ini.
“ enak ya , pernah dipondok!! Sahutnya tiba2
“ gak kok, tergantung orangnya, banyak yg becat kok teman-teman disini yg notabennya anak pondok, jawabku.
“ ya kak, malah yg dari pondok itu banyak yg melampiaskan dirinya sehabis dari pondok” sahutnya.
“ tahu penjara suci gak? Tanyaku. Bagi sebagian org pondok menganggap pondok adalah penjara suci dan ketka mereka keluar , mereka seenaknya melakukan apa saja seperti ayam yang keluar dari kurungannya.
“hmmmm’’ . q lo pernah mondok 3 bulan di mojokerto.
Pndok apa , ? tanyaku
Pondok al-multazam kak!!jawabnya,
Malam semakin larut tak terasa seolah ingin waktu berhenti , angin semakin mengeraskan suaranya seolah ingin memberitahu malam sudah larut begitupula pepohonan-pepohonan yang berjejer-jejer seperti polisi yang lagi berjaga ditengah malam pergantian tahun. Perbincanganpun mencair seolah es yang dipanaskan diterik matahari yang memakan kulit.
“ kak ,!
Ya! Jawabku
Kakak ku lo disini udah semester akhir.!!
Siapa namanya ?tanyaku
Ramanda!!
Owww, ramanda, kakaknya nia ta??
Bukkan,!!!temannya kak ramanda maksudku.
Owwww!!sahutku
Cewek ia? Tanyaku
Ia, cewek!!
Pasti cantik!! Gumamaku
Yaa ku nyadar,,cantikan dia kok!!
Cantik sekali berarti kalau cantikan dia sama nia!! Senyum dan tawapun tak tertahankan .
“ kakak ne bisa2 aja!! Sahutnya sambil senyum tersipu.
Ku mencoba merubah tema pembicaraan dengan tema yang lebih serius. Ditengah tenanngnya air yang seolah menyaksikan pembicaraan ku dan dia. Ku tiba-tiba teringat film yang aku tonton tadi malam “ The Litle Thing Called Love” ku berusaha mengingat alur cerita film itu. Yah aku ingat!!
Ku gak nyangka kakak suka film korea yang mengharukan? Tanyanya.
Waw kesemptan nee untuk menceritakan film itu, gumam ku dalam hati.
Ya sih, kalau gak da kgiatan,,sahutku. Siapa yg ngasih tahu?? Tanyaku
Ada dechh!! Seolah tak mau jujur.
Oyaa!! Ada film bagus lo judulnya “ the litle thing called love”. Bagus ceritanya!! Gimana kak!!pintanya.
Kan gini, ada siswa dan siswi SMA disuatu sekolah , ceweknya kelas dua , cowoknya kelasa 3 . keduanya selama tiga tahun saling jatuh cinta satu dengan yang lainnya akan tetapi tidak seorangpun diantara keduanya mempunyai keberanian untuk mengungkapkan cintanya kepada salah satunya. Suatu saat tibalah waktu perpisahan diantara mereka karena sudah lulus semua. Sang cewek memberanikan diri untuk mengungkapkan rasa cintanya kepada laki-laki tersebut. Akan tetapi kisah cinta itu tidak berakhir dengan bahagia karena laki-laki itu sudah mempunyai pasangan sekitar satu minggu sebelumnya. Hati sang cewek seolah retak, dan kehilangan setengah dari akalnya.
Kasian dia!! Lanjutku
Ya,, !! sahutnya dengan nada lirih sambil mengusir kecoak yang berjalan-jalan di jaketku.
Suka ma kecoak ya kak!! Ejeknya.
Waduhh ku dipegang, gumamku dalam hati ( haxa ku yg bisa merasakannya).
Ayo kak, sambil jalan.!!
Ya ,,ayok pulang..!!jawabku menyesali waktu yg begitu cepat.
Malam semakin larut , anginpun semakin mengeraskan suaranya, pepohonanpun seakan mengusir ku dan dia di kegelapan malam, airpun sunyi sepi seakan bersedih ditinggalkan. Walau begitu tak menghentikan langkah ku dan dia untuk beranjak pulang kerumah kediaman ku dan dia. Malam ini mungkin menurut bintang, pepohonan, angin , air yang menyaksikan langkah ku dan dia tidak seromantis yang lain. Tapi satu hal yang inginku katakan pada mereka malam ini ku bahagia.!!!
Jam 12:47 AM. 26 desember 2011.de' nia


Tinggalkan komentar

Human Right In Sight Of Islam Oleh : Dedi Hariadi*

Islam merupakan agama yang universal yang diyakini sebagai agama mengandung berbagai prinsip tentang hak asasi, meskipun hak-hak itu sendiri tidak pernah dikenal dengan nama human right ( HAM) ketika itu. Akan tetapi apabila kita menela’ah Al-qur’an dan al-hadist maka kita akan banyak menemukan bahwa islam menjunjung tinggi martabat manusia, tidak memandang jenis kelamin, warna kulit, keturunan, serta agamanya. Kehormatan itu akan melekat terus apabila manusia menjaganya dengan beramal sholeh dan bertaqwa kepada Allah. Dan martabat itu akan runtuh ketika manusia sudah tidak lagi melakukan dua hal tadi ( Q.s. al_tin 95:5-6) dan (al-Ashr 103:3).

Seperti di ketahui maqashid al-syari’ah (tujuan syari’ah) di antaranya yaitu memlihara agama (hifzhu al-din), akal (al-aql), jiwa ( al-nafs), keturunan (al-nasl), dan memlihara harta ( al-mal) ( al-ghzali t.t.:287; al-syatibi, t.t.: 14).

Apabila ditinjau dari persepektif HAM, maka lima hal tersebut dapat dimaknai dengan :

* Hifzhu al-ddin merupakan hak untuk memilih dan memeluk agama masing-masing dan menjalankan berdasarkan keyakinan yang ia anut dan seseorang tidak boleh memaksa orang lain untuk memeluk agama yang ia anut ( Q.S. 2: 256). Masing-masing pemeluk agama diberi kebebasan untuk beribadah sesuai keyakinannya akan tetapi tidak boleh mencampur adukkan dua ibadah agama , tidak ada toleransi dalam hal ini( Q.S. 109 :1-6).

* Hifzhu al’aql ini berarti seseorang mempunyai hak untuk mengembangkan akal pikirannya. Tanpa dikekang dan dikuasai oleh orang lain, karena semua orang berhak untuk menikmati dan mengembangkan potensi ini. Olehkarenanya mengapa Allah mengharamkan khomr ( Q.S.5: 90) tidak lain adalah untuk menjaga akal manusia .

* Hifzhu al-nafs ini berarti bahwa manusia yang ada di permukaan bumi ini berhak untuk hidup dan berhak mendapatkan perlindungan jiwa, kesejahteraan,keamanan, kesehatan dan tak seorangpun boleh menyakitinya kecuali dengan jalan yang di benarkan syari’at ( Q.S. 17: 33). Oleh karenanya Allah melarang membunuh sesorang dalam islam walaupun dia non-muslim, dan dilarang menjatuhkan diri dalam kebinasaan (Q.S.2 :195. 4:29. 17: 31. 17:33. 4: 93. 5: 32).

* Hifzhu al-nasl wa al-ardl ini mengandung arti bahwa diantara bentuk human right (HAM) itu adalah islam menjaga kehormatan manusia dengan jalan berkeluarga secara sah sehingga jelas nasl keluarga itu ( Q.S. 30: 21). Begitu juga al-ardl ( kehormatan) islam melindunginya dengan melarang seseorang mengejek, mengolok ataupun bentuk yang lain yang bisa merendahkan kehormatannya ( Q.S. 49: 11-12).

* Hifzhu al-mal Allah menjadikan segala sesuatu yang ada di bumi untuk kepentingan manusia dan tidak seorang pun boleh melarangnya untuk menikmati harta yang ia miliki ( Q.S. 2: 29). Islam melarang seseorang untuk mendekati harta orang apalagi memakannya secara batil kecuali dengan jalan yang benar (Q.S. 17: 34-35) (Q.S.4: 29. 31). Oleh karenanya islam menjamin perlindungan harta dam seluruh apa yang di milkinya dan kebebasan untuk mempergunakan pada jalan yang diperbolehkan.

Inilah prinsip syari’ah islam, yang mengakui dan menjunjung tinggi humanisme dan pluralism universal , yang apabila ditinjau dari sisi normatif islam menjunjung tinggi human right (HAM). Prinsip-prinsip itu telah di deklarasikan 15 abad yang lalu jauh sebelum jhon lock mengonsepkan prinsip life (kehidupan), liberty (kebebasan), dan property , begitu juga Thomas Jefferson, life ( kehidupan), liberty(kebebasan), happiness( kebahagiaan) .

Oleh karenanya kita sebagai muslim harus bangga dengan keislaman kita dan harus menampakkan identitas islam itu baik melalui ucapan, tingkah laku sehingga islam itu jelas sebagai agama yang rahmatal lil alamin ( Q.S. ). Sebagai penutup kita renungkan kembali deklarasi rosulullah SAW tentang human right (HAM) : “ sesungguhnya darahmu (hidupmu). Hartamu, dan kehormatan itu suci, seperti sucinya hari ini, dan dibulan ini, dan negerimu ini sampai kamu bertemu tuhanmu di hari kiamat (H.R. Bukhori).

*Jurusan syari’ah.


Tinggalkan komentar

Suasana Kajian Di Kampus Putih

Tepatnya hari minggu , aku bangun terlambat lagi yang seharusnya shalat subuh dilakukan jam 4:00 menjadi 5:55 ku tak tau lagi harus berbuat apa jiwa raga seakan melayang rasa salah menghinggapi ku . sehabis shalat subuh ku pegang buku pemberian kawanku “ dialektika islam dengan problem kontemporer” mata ku seakan-akan tidak mampu melihat hurup-hurup yang ku baca mereka seolah-olah menari tanpa aku bisa membacanya sedikitpun.! Kring..kring suara Hp ku berbunyi aku langsung kaget eh ternyata ada sms dari teman ku, biasanya sih sering ku panggil adek karena dia kadang-kadang memanggil ku maz kadang-kadang kakak, ku jadi pusing dengan hubungan ini.

“ sorry ya kak tadi malam q ketiduran g bisa bls sms pean..emang mau nanyak apa tdi mlm?”. Ku pegang Hp ku “ oww gpp ku tau kok nia tidur tdi mlm , q ngerti kok..yg tdi mlm ,,cman pengen naxak ,,nia udah makan mlm belum?”. Pertanyaan yang seharusnya bukan sseperti itu karena mud sudah tidak ada lagi ia ku bilang saja yang ku ingin ku tanyakan itu. Tapi sebenarnya aku ingin bertanya kepadanya tentang diriku bagaimana sih anggapannya terhadap ku, malu,,,malu lagi yang membuat jari jemari ini terasa bagai memegang api untuk menulis sebait kata cinta yang membera di hati.

Aku lihat jam sudah menunjukkan jam 8:00 ku bersiap-siap pergi ke kampus biasa kajian IMM ( ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) aku sebagai Kabid keilmuan setiap minggu harus mempersiapkan materi kajian itu. Tepat tanggal 25 desember yang merupakan hari natalnya orang-orang kristen, yang ingin aku bahas dengan teman-teman adalah bagaimana sih hukum memberikan selamat natal kepada mereka?!.

Wi panggilan akrab soulmate ku yang bernama lengkap Muhammad Nabawi kadang-kadang teman-teman iseng kepadanya , nama kok Nabawi gak ada nama yang laen apa?…hahaha

Ayo buka kajiannya ,,sahut ku!!

Aduh, ayo khuluk buka biar terbiasa buka acara,,jawabnya lagi !!adek tingkat lagi jadi korban.

Alhamdulillah , pagi ini kita bisa melaksanakan acara diskusi ahad pagi mudah2an apa kita akan diskusikan memberikan manfaat kepada kita. Setelah panjang lebar membuka acara , kita persilahkan kakanda dedi untuk menyampaikan bahasannya.

Ok!! Alhamdulillah segala puji bagi Allah yang telah memberikan kita kesehatan dan kesempatan sehingga pada pagi yang cerah ini kita bisa melaksanakan kajian ahada pagi sperti biasanya dengan tema yang sangat menarik untuk di perbincangkan “ Hukum Memberikan Selamat Natal Kepada Non-muslim?”. Sambil menyusun kata-kata aku arahkan tangan ku ke laptop sambil brousing tentang berbgai pendapat MUI ( majlis Ulama’ Indonesia) dan JIL tentang hal ini yang tentunya pendapat kedua kubu ini berseberangan jauh. Aku melanjutkan pengantar diskusi ini dengan mengutip pendapat MUI yang mengharamkan dengan alasan bahwa memberikan ucapan selamat natal sama saja dengan mengakui ketuhanan yesus , sedang dikubu JIL memandangnya sebagai kelaziman sosial yang patut dihargai sehingga tidak menumbuhkan konflik dan perpecahan dikalangan umat beragama.

Ok !! imawan/imawati , biasa panggilan untuk teman-teman satu Organisasi, siapa yang ingin angkat bicara tentang hal ini?! Agak memaksa sambil saling tunjuk menunjuk .

Ok !! ehh ada yang nyahut ternyata si nabawi yang ingin memberikan argumentnya tentang hal ini.

Saya kira pendapat yang dikeluarkan oleh JIL mengenai kelaziman sosial dalam hal memberikan selamat kepada umat non-muslim saya kira perlu dipertimbangkan dan saya rasa tidak mengapa. Sahutnya!!,.

Oww begitu yaa!!,, jawabku.

Ada yang lain?? Tanyaku .

Saya ded! Jawab dari sebelah kiri forum ,, ehh ternyata rukaida , dia teman sekelas ku dengan jilbab yang islami berwarna abu-abu ingin memberikan tanggapannya tentang hal ini, sayang dia pergi sebelum selesai acara diskusi karena ada acara lain.

Ok , silahkan ! tangkasku.

Menurut saya memberikan selamat natal kepada orang non- muslim dalam hal ini adalah natalan ,,saya kira itu tidak boleh ,,( waww kerasss nee di benakku) pengucapan selamat dalam hal ini sudah masuk kerana aqidah dan tidak boleh di toleransi , sembari mengutip surat al-kafirun ( katakanlah kepada orang-orang kafir kami tidak menyembah apa yang engkau sembah. Bagimu agamamu dan bagiku agama ku). Jawabnya.

Oww mantap!!tungkas ku

Ada yang lain?

Saya mas !! kini giliran Ahmad Darko si kocak dari demak,,,

Gini mas , memberikan selamat natal kepada orang kristen hukumnya haram tidak boleh apapun alasannya karena ini bukan masalah keduniaan akan tetapi permasalahan aqidah, jawabnya dengan mengutip beberapa ayat dari Al-qur’an.

Fundamental banget , sahutku!!

Ada lagi, tanyaku tidak bosan-bosannya.

Kali ini teman-teman semakin panas walaupun peserta diskusinya cuman dua belas ekor saja ( kayak ayam saja).

Disebelah kanan ada pak KETUM Sony ,

Disebelah pak Ketum ada Fauzan ,,anak2 bilang sih ahli filsafat nee

Berbagai argument telah disampaikan oleh teman Imawan /imawati dalam hal ini, begitu luar biasa berbgai pendekatan dikeluarkan untuk mecari sebuah hukum yang tepat ( bias anak FAI berbeda dengan fakultas-fakultas yang lainya kalau berbicara agama).

Ded ditutup ja udah jam 10 lewat ne “ wa sudah lapar wa mau mati nee” sahut nabawi. Sambil senyum “ mau mati ya!! Ejek ku..

Sambil merasakan indahnya kampus putih UMM ( Universitas Muhammadiyah Malang) aku menutup acara diskusi kali ini. Teman-teman yang terpenting adalah bagaiman kita memaknai bahwa pengucapan selamat natal kepada kawan-kawan kristiani adalah ajaran agama mereka yang islam tidak boleh ikut campur dalam hal ini. Akan tetapi ada suatu konsep dalam islam yang sungguh luar biasa jika dikaji adalah konsep taqiyah konsep ini bahwa islam mengajarkan dibolehkannya kita melakukan suatu perbuatan yang dilarang oeh Allah seperti mengucapkan kekafiran ketika keadaan darurat yang mengancam jiwa kita ketika kita tidak mengatakan hal itu.

Ok. Teman-teman! Sebelum ditutup acara ini saya ucapkan terima kasih banyak atas kehadiran kalian kita tutup dengan do’a kafarotul majlis “ subhanakallaumma wabihamdika ashadualla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaika”.

Sekian Assallamu’alaikum WR.WB.

Wa’aalaikumussalam warohmatullah wabarokatuh .!! jawab teman-teman.

Diskusi yang luar bias ternyata menghabiskan tenaga yang luar biasa juga, tetapi kali ini diskusi yang aku harapkan berjalan dengan lancar walaupun tidak banyak yang datang dari sembilan puluh kader IMM cuman dua belas orang yang sempat datang , gak apa-apalah ku bergumam di benakku, yang terpenting bagiku adalah diskusi yang aku adakan bukan untuk orang lain akan tetapi untuk diriku , untuk kemajuan ku.

Her !! makan yok!!

Makan dimana nee ded??

Waww kayaknya gratisan nee ded, bahir kan lagi baik sekarang..sahut Nabawi

Oww ya bahir kan lagi kaya sekarang,, ayolah!! Sahutku

Ya udah , makan dimana nee mumpung lagi gajian?!. Biasa takmir masjid AR Fahruddin tiap bulan dapat gajian dan sudah lama aku kepingin tinggal di masjid juga tapi sayang tidak ada kesempatan . pernah sih ditawaran untuk menjadi takmir di kampus II tapi lagi-lagi pertimbangannya si roda dua masih belum punya , maklum kejauhan dari kampus III.

Her ayo makan di depan masjidmu ja!!ajak ku

Oya mantap disitu!! Wa sudah lapar wa mau mati ne..celetuk Nabawi

Ya sudaaaahh ayo!!

Sambil berjalan menuju warung Sioemay aku, Heri, Nabawi berbincang-bincang berbagai hal sehingga membuat suasana semakin indah disiang bolong itu , panasa matahari seakan menusuk jantung, keringat pun tak tertahan lagi ingin mengalir disekujur tubuh..

Her?? Tanya Nabawi

Ya!! Jawabnya

Ini kok bisa ya lapangan halypad rumputnya bagus-bagus gini dipotong di ganti dengan keramik?! Gak bilang-bilang lagi..celetuk nabawi

Kamu terima aja , toh kita juga gak bayar disini!! Jawab heri tegas.

Kita bertiga memang mendapatkan beasiswa full dikampus putih ini ( beasiswa program pendidikan ulama’ tarjih ) yang sering diplesetkan sama anak-anak dengan program pastur tarjih.,ada-ada aja ketauan pak rektor bisa dipecat nee..

Ehh karena kita beasiswa seharusnya pak rektor beritahu anaknya lah kalau mau buat-buat yang baru..celetuk nabawi.

Tidak terasa akhirnya moment yang ditunggu-tunggu datang juga , makan siomay rasa gratisan . ditraktir sama pak Ta’mir Hery. aku datang terlambat karena aku kebelet pipis ku mampir dulu ke kamar mandi masjid sebentar sambil menitipkan tas ku ke nabawi.

Her!! Udah pesan ?tanyaku

Sudah, mee ayam bakso , jawab Hery

Ok. Sip dah!!. Tangkas ku

Her!! Gimana?

Gimana apanya ded?

Itu !! sambil ku tersenyum karena dia pasti sudah mengerti , nabawi terdiam saja karena rahasia ini gak boleh ada yang tau ku udah janji ma heri tidak bakal nyebarin ( mau lamaran bulan januari). Nabawi terdiam saja sambil melihat sepeda motor berkeliaran kesana kemari dari balik kaca samping kirinya.

Oyaa!! Ku ngerti , jawab heri

Jadilah ded, do’akan ja lah..

Amiiiiin. Tangkasku

Lama banget neee “ wa sudah lapar wa mau mati nee” sahut nabawi sambil menoleh ke ibu yang lagi mempersiapkan makanannya.

Sabaaar wiii..ku berusaha menenangkannya.

Mas! Mas!

Nenek tua di balik pintu warung bersuara dengan lirihnya sambil menjulurkan tangannya dengan pakaian yang lusuh, wajah yang sudah bergaris-garis dimakan usia.

Waduhh kasian nenek itu , dalam benakku!!

Mas!!mas !!

Minta Uang buat makan, lirih orang tua itu lagi.

Her keluarin dong kan lagi gajian!!, mintaku

Hery mengeluarkan dompet dari sakunya sambil membolak balikkan uang yang ada di dompetnya kayaknya lumayan banyak.

Waduhh,, !!

Knapa her? Tanya Nabawi

Gak ada uang kecil nee!!

Waduhh,! Sesalku.

ku raba-raba saku ku depan belakang akhirnya di sakuku tinggal kapitan Patimura alias Rp. 1000.

Nee her kasih neneknya!!mintaku sambil menjulurkan tangan ku.

Nee buk uangnya!!

Sambil menjulurkan tangannya “ Matur suun” lirih si nenek kemudian meninggalkan tempat kami . sampai kapan nenek itu dalam kondisi seperti ini , dibenakku bergumam sambil mengingat betapa banyak para pejabat-pejabat yang memakan uang rakyat alis korupsi , tidak memperhatikan bagaimana kondisi rakyatnya , makan apa tidak? Sejahteran apa tidak?!. Ya Allah ampunilah dosa-dosa kami , do’aku sambil menyesali keadaan ini yang tak mampu melakukan apa, mahasiswa yang tak kaya yang kuliyah dengan biaya Muhammadiyah.

Sambil menikmati makanan , ku lihat Nabawi dengan khusu’nya menyantap makanan yang sudah di hidangkan didepannya sedangkan aku tidak begitu bernafsu karena sisa-sisa sarapan pagi masih menempel diperutku.

Her!! Panggilku

Ya Ded! Sahutnya

Gimana menurutmu tentang nenek tadi? Tanya ku.

Yaaa!!! Memang terpaksa gak ada lagi pekerjaan yang bisa dilakukan kecuali itu.

Kebutuhan lebih cepat dari pekerjaannya, tiba-tiba nabawi menyeloteh.

Kebutuhan setiap harinya yang ia harus penuhi tidak sesuai dengan lamanya dia mencari pekerjaan yang pas dengan dia, pekerjaan kan butuh proses sedangkan kebutuhan tanpa di undang datang terus setiap harinya. Lanjutnya .

Sippp dahh!! Sahutku

Tanpa terasa jam sudah menunjukkan jam 11:11 itu berarti azan zuhur sudah mulai dekat. Pak ta’mir Heri sudah siap-siap untuk melanjutkan tugasnya, biasa setiap waktu dia harus ke masjid azan, kadang-kadang ditengah berlangsungnya pelajaran dia izin tidak bisa melanjutkan pelajaran karena terhambat dengan tugas mulia tadi.

Saya duluan ya !! mau azan nee..pinta hery

Bayar dululah, sambung nabawi

Sudah-sudah kok, !!jawab heri

Ya sudah sana ntar lambat lagi!! Pintaku

Ok,,duluan , Assalamu’alaikum

Wa’alaikum sallam.!! Jawab kami berdua.

Tidak berapa lama ditinggal hery kamipun beranjak untuk meninggalkan warung siomay, tidak lupa perut kamipun sudah bertambah 2 cm cukup dengan semangkuk mee ayam siomay, gratisan lagi.

Ded !!

Da pa wii?? Tanyaku

Shalat dimana di kos pa di masjid? Tanya lagi

Di Masjid lah ,,gimana antum tu,,nada ku agak mengejek.

Kan nguji imanmu!! Clotehnya seolah gak mau ngalah.

Ntar bisa kenak marah tuhan kalau gak shalat dimasjid!!. Sahutku dengan nada canda.

Tidak sengaja melihat ke arah samping jalan terlihat ibu-ibu yang tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua separuh baya lah, menjulurkan tangannya kehadapanku meminta uang. Pengemis lagi, pengemis lagi gumam ku sambil merasa iba ke ibu itu. Ku periksa sakuku depan belakang, ternyata sudah tidak ada recehan lagi. Sambil minta ma’af ku berlalu begitu saja. Kapan ya rakyat indonesia akan sejahtera terbesit dalam hatiku “ tikus mati dilumbung padi” itulah kata yang pas untuk menggambarkan keadaan sebagian rakyat indonesia hari ini.

Pemerintah seolah tidak peduli dengan semua itu malah MUI dan Pemerintah melarang memberikan pengemis sereceh logampun kepada mereka , MUI lagi-lagi mengharamkan orang yang memberikan pengemis jalanan sereceh logampun. Aku sampai berpikir kok bisa memberikan peraturan ataupun fatwa semacam itu tanpa memberikan fasiltas dan wadah bagi mereka sehingga mereka bisa memgembangkan kemampuan dan keahliannya. Bulsit gumamku dalam hati!!.


Tinggalkan komentar

TERORISME bukan JIHAD!!! Dedi Hariadi*

Semenjak peristiwa 9 /11 di WTC New York AS, terorisme dianggap sebagai identitas yang disematkan dalam tubuh islam . sehingga banyak orang yang mengamini saja sehingga mencemoh ajaran-ajaran islam tanpa mengkaji ajaran-ajaran islam itu sendiri. Islam seolah-olah menjadi korban dari setiap tindakan kekerasan yang mengatasnamakan agama, sebut saja misalnya bom bali dan berbagai macam pengeboman-pengeboman yang terjadi di Indonesia yang sayangnya dilakukan oleh umat islam sendiri.

Salah satu yang menguatkan anggapan mereka tentang agama islam adalah agama yang sangat berpotensi untuk memunculkan tindakan terorisme adalah ajaran “jihad” yang ada dalam tubuh islam itu.di dalam Al-qur’anpun ayat-ayat tentang jihad merupakan ayat-ayat muhkamat ( jelas) dan jumlahnya yang cukup banyak misalkan saja dalam Al-qur’an tentang perintah berjihad dapat dijumpai dalam Al-qur’an 2:218, 3:145, 3:157, 3:200, 4:74, 4:76, 4:77, 4:84, 4:95, 4:104, 5:35, 8:60, 8:65, 9:111, 9:120, 49:15, 61:4, 61:11, 66:9 dan keutamaan berjihad dapat dijumpai dalam Al-qur’an 2:154, 3:142, 3:195, 9:20, 9:88, 9:111, 9:120. Dan banyak lagi ayat-ayat yang berkaitan dengan jihad tersebut.

Ajaran jihad dalam islam merupakan ajaran yang sangat sentral sehingga jihad dikatakan sebagai tonggak ajaran islam, akan tetapi apa yang terlihat sebagai fakta dilapangan yang mengatas namakan diri sebagai mujahid dengan melayangkan berates-ratus nyawa dengan mengatas namakan itu merupakan ajaran islam adalah orang yang salah paham dan tidak mengetahui makna jihad yang sebenarnya. Memang makna jihad adalah mengerahkan seluruh tenaga, harta dan jiwa untuk menegakkan islam dimuka bumi. Selain itu jihad juga merupakan symbol kecintaan seorang hamba kepada Allah SWT karena ia akan merasakan penderitaan, kesakitan, kehilangan harta, jiwa, keluarga dan resiko-resiko yang tak terhingga beratnya.

Tetapi kita sebagai umat islam jangan sampai salah menafsirkan jihad tersebut. Islam merupakan agama kasih sayang dan sangat membenci yang namanya peperangan. Dari kata islam itu sendiri dapat diambil makna bahwa islam adalah kedamaian sesuai dengan tujuan diturunkannya agama ini sebagai rahmatallilalaimin ( rahmat untuk seluruh Alam). Jihad dalam islam sejatinya adalah sesuatu keadaan yang sangat mendesak yang mengancam kemulian agama islam yang mau tidak mau kita harus berperang bukan dalam keadaan Negara yang aman apalagi muslim dan non-muslim berinteraksi dengan baik dalam suatu Negara atau yang lainnya. Mengangkat senjata ( jihad ) merupakan jalan terakhir yang ditempuh umat islam dalam menghadapi gangguan-gangguan terhadap umat islam itusendiri.Rosulullah bersabda:

“ sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat baik atas segala sesuatu . maka, jika kalian membunuh baikkanlah cara membunuhnya; dan jika kalian menyembelih (binatang) baikkanlah cara menyembelihnya, hendaklah salah seorang diantara kalian mengasah alat menyembelihnya dan menggembirakan binatang yang akan disembelihnya (HR.Muslim).

*Jurusan Syari’ah 2009.


Tinggalkan komentar

Kampung Halamanku

desa ku terletak di sembalun lawang kabupaten Lombok timur provinsi nusa tenggara barat. Desa ku sangat jauh dari perkotaan , yang terletak diantara pegunungan disekelilingnya dan yang paling ku banggakan adalah gunung berapi namanya gunung rinjani dan dibawah hijaunya gunung ini ada sebuah danau indah namanya danau sigara anak.
Dengan pemandangan yang hijau dan berbagai macam pepohonan touris-touris asing setiap hari berdatangan ketempat saya. Kini desa ku menjadi tempat pariwisata yang hamper menyaingi indahnya pantai bali. Setiap hari minggu para pengunjung lokalpun berdatangan kesana hanya untuk menikmati indahnya dingin di pagi hari.
Kebanyakan pengunjung asing datang dari berbagai Negara Singapore , austraalia dan berbagai Negara lainnya. Teman ku pernah berkata namanya Elis dari Australia “ sebodoh-bodoh orang adalah yang tidak pernah pergi ke sembalun lawang”. Waaww pungkas ku..jadi kalau tidak mau menjadi orang yang bodoh datang segera ke tempatku..hehehe
Desa ku tahun 2011 kemarin juga mendapatkan prestasi yang sangat luar biasa yaitu mendapatkan juara satu tingkat nasional dalam hal kesuburan tanah. Di desaku hanya kurma yang tidak bisa berbuah jadi segala macam pertanian bisa dicocok tanamkan disitu. Makanya saya sangat bangga menjadi warga disana.
Selain pertanian juga terdapat berbagai macam jenis peternakan mulai dari peternakan sapi ,kuda dan lain sebgainya.
Para pembaca pasti penasaran yaa tentang keindahan sembalun lawang..kalau mau tau langsung aja datang ia gak mahal kok tenang aja..

gunung rinjani di sembalun.